OSIM – DKP MTsN 4 Kulon Progo Gelar Bukber Berkesan dan Penuh Makna

Kulon Progo (MTsN4KP) – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan buka bersama Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Dewan Kerja Penggalang (DKP) Masa Bhakti 2025/2026. Agenda tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) bertempat di Laboratorium IPA MTsN 4 Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas antaranggota.

Kepala MTsN 4 Kulon Progo, Hj. Asnah Al Amien, S.Ag., M.S.I. turut memberikan kesan dan pesan. “Kegiatan ini sangat bagus. Karena ada sinergi antara OSIM dan DKP. Kegiatan seperti ini semakin membuat semangat untuk berprestasi dan mengembangkan bakat serta minat. Khususnya dalam berbahasa Inggris,” ungkap kepala madrasah.

Ketua OSIM, Agnethasaqib Balqis Budiyana menyampaikan kesan dan pesannya. “Kebersamaan OSIM dan DKP hari ini terasa hangat dan penuh makna. Banyak tawa, kerjasama, dan cerita indah yang membuat momen ini sangat berkesan. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga, semakin kompak, dan selalu membawa hal-hal positif untuk kita semua,” ujarnya.

Ketua DKP, Ghatfan Khalil Alatif juga menyuarakan hal yang sama. “Buka bersama ini terasa sangat berkesan. Tidak hanya kenyang. Tetapi hati juga terasa bahagia bisa berbagi momen indah dengan OSIM dan DKP. Semoga kebersamaan ini tidak hanya terjalin saat Ramadhan saja. Tetapi tetap solid di bulan-bulan berikutnya,” harapnya.

Kegiatan buka bersama ini diharapkan dapat semakin memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kerjasama di antara anggota OSIM dan DKP MTsN 4 Kulon Progo.

Ada hal yang membuat kegiatan ini semakin bermakna adalah proses persiapannya. Tiga anggota OSIM dan tiga anggota DKP terlibat langsung dalam memasak menu berbuka. Meskipun disajikan secara sederhana, seluruh hidangan dibuat dengan penuh kerjasama dan tanggung jawab.

Menu berbuka terdiri dari ayam goreng, sambal, dan lalapan yang disajikan dengan alas daun pisang. Sehingga menambah kesan tradisional dan kebersamaan. Selain itu tersedia pula makanan ringan seperti mendoan, bakwan, dan agar-agar. Minuman es teh manis yang segar melengkapi santapan berbuka puasa sore itu.

Kesederhanaan bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan kebahagiaan. Justru melalui proses memasak bersama dan menyiapkan hidangan secara mandiri. Seluruh siswa yang hadir merasa bahagia dan senang karena dapat berbagi cerita, tawa, dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini. Kebersamaan bukan tentang seberapa mewah hidangannya. Tetapi seberapa tulus hati yang berkumpul di dalamnya. (agn/abi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *