Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) Momen pesantren ramadan tak disia-siakan oleh para pengelola program keagamaan MTsN 4 Kulon Progo. Setiap murid diwajibkan mengikuti kelas tata cara dan praktik salat jenazah. Panitia telah merancang kegiatan harian tiap kelas terdapat materi salat jenazah sebagai satu salat fardu kifayah.
Ketua panitia Pesma Siti Munafiah, S.Pd.I. menyampaikan bahwa madrasah memandang penting program praktik pelaksanaan salat jenazah. “Salah satu ibadah fardu kifayah yang akan dipakai sampai kapanpun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Siti Munafiah. “Anak madrasah harus dipastikan mengerti syarat rukun salat jenazah, agar kelak dapat mengambil bagian saat hidup di tengah masyarakat.”
Lebih jauh, madrasah juga seringkali mengajak para murid MTsN 4 Kulon Progo untuk takziyah dan melaksanakan salat jenazah di sekitar lingkungan madrasah. Selain mengajarkan kepedulian sosial, juga menjadi ajang silaturahmi madrasah dengan masyarakat sekitar.
Guru PAI Ani Sovia, S.Pd. menyampaikan bahwa dalam praktik salat jenazah tersebut, para murid memperdalam tata cara salat jenazah. “Mulai dari membaca niat, membaca alfatihah, salawat nabi, doa salat jenazah, dan salam. Saya rasa praktik ini sangat penting untuk anak, karena masih ada saja yang masih sering merasa bingung kapan mengganti ha dan hu,” ujarnya. Di bulan ramadan, para murid memperdalam secara teori dan praktiknya secara individual, memastikan bahwa mereka paham tata cara salat jenazah. (siw).
