Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) Antisipasi maraknya kasus penipuan dan kriminal melalui medsos di kalangan remaja maupun pelajar, MTsN 4 Kulon Progo berkolaborasi dengan Binmas Polres Kulon Progo gelar sosialisasi penggunaan medsos, di unit dua madrasah setempat, Selasa pagi (19/5/2026).
Dalam agenda tersebut, hadir IPDA Karyadi Kristiyawan, S.H. sebagai narasumber didampingi pula dari Divisi Pers Polres Kulon Progo, Brigpol Stowahtu Setyo P, S.H. dan Briptu Fikri Ilham Aditama, S.H. Sosialisasi diikuti oleh siswa kelas VII MTsN 4 Kulon Progo.
Kepala Madrasah Hj. Asnah Al-Amien, S.Ag., M.S.I. menyambut baik sosialisasi tersebut. “Terima kasih kepada Binmas Polres Kulon Progo yang telah berinisiatif memberikan sosialisasi kepada siswa MTsN 4 Kulon Progo.
Harapan kami, anak-anak madrasah akan semakin bijak dalam menggunakan media sosial,” tutur kepala madrasah.
Sementara itu, Ipda Karyadi Kristiyawan dalam sesi materi, menyampaikan dinamika media sosial di kalangan remaja dan pelajar dari segi manfaat maupun bahanyanya.
“Medsos memberikan akses informasi dan belajar, baik dari yotube, tiktok, maupun instagram.
banyak edukasi anak bisa belajar sains, coding sampai skill baru seperti edit video gratis.
Remaja juga dapat mengakses berbagai komunitas sesuai minat, juga dapat menjadi ajang ekspresi diri,” jelas Ipda Karyadi.
Akan tetapi medsos juga tidak terlepas dari hal negatif seperti fomo, sosial comparison, cyber bullying, kecanduan, dan gangguan fokus belajar.
Ipda Karyadi juga membahas mengenai bentuk-bentuk bullying di medsos seperti komentar jahat, body shaming, hingga doxing.
“Bahkan korbannya stress, takut sekolah, sampai menyakiti diri, dan pelakunya sering merasa caman karena anoni,” ungkapnya lebih lanjut.
Masalah privasi data pribadi juga disinggung. “Mengenai data pribadi bocor, predator, online, dan penipuan juga menjadi ancaman. Banyak anak belum paham risiko membagikan lokasi atau foto ruma,” imbuhnya.
Beberapa antisipasi yang harus dikuasai siswa dalam penggunaan medsos diantaranya mengatur waktu pemakaian, mengurangi feed/akun yang membuat insecure, tetap menjadi privasi, dan penting untuk lapor atau block apabila terdapat akun yang melakukan perundungan Peran Bimbingan dan Konseling (BK) di madrasah juga menjadi sangat penting menurutnya.
“Pengawasan orang dewasa, terutama orang tua menjadi hal penting yang harus kita lakukan untuk anak-anak dan remaja,” pungkasnya. (siw)
